Kategori: Nasional

  • Bantuan Terus Mengalir, Posko Peduli Bencana Sumatera Pemprov Jatim Diperpanjang

    Bantuan Terus Mengalir, Posko Peduli Bencana Sumatera Pemprov Jatim Diperpanjang

    Deteksi9-Pemprov Jatim masih akan terus membuka posko bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh yang sedianya akan berakhir besok, Kamis, 4 Desember 2025.

    Kepastian itu disampaikan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto di sela pantauannya di Posko Bantuan Peduli Bencana Sumatera di Kantor BPBD Jatim, Rabu (3/11/2025).

    “Kalau melihat keparahan dampak yang ditimbulkan, penanganan darurat bencana yang sedang berlangsung di Sumatera akan berlangsung lama. Karena itu, sesuai arahan Ibu Gubernur, posko ini akan berlanjut hingga sepekan mendatang,” tegasnya.

    Saat ini, bantuan yang dibuka sejak Sabtu lalu ini terus mengalir, baik dari OPD di lingkungan Pemprov Jatim, BUMN, BUMD, Pemerintah kabupaten/kota maupun dari masyarakat, relawan dan kalangan dunia usaha.

    Seluruh bantuan yang diterima tersebut hingga kini dikumpulkan di gudang posko bencana di kantor BPBD Jatim dan terus dicatat.

    Rencananya, pengiriman bantuan dari berbagai elemen masyarakat di Jatim ini akan diberangkatkan Kamis (4/11/2025), dengan menggunakan pesawat cargo.

    Bantuan ini akan difokuskan kepada masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat melalui Posko Terpadu di masing-masing provinsi.

    Adapun jenis bantuan yang dikirimkan cukup beragam, mulai dari bahan makanan pokok, air mineral, obat-obatan, perlengkapan keluarga dan beberapa alat kebersihan.

    “Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan terimakasih atas kepedulian segenap donatur dari berbagai elemen di Jatim. Kami yakin bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera,” ujarnya. (il)

  • Kodim 0830 Surabaya Gelar Tradisi Penyambutan Dandim Baru

    Kodim 0830 Surabaya Gelar Tradisi Penyambutan Dandim Baru

    Deteksi9-SURABAYA-Kodim 0830/Surabaya menggelar acara tradisi penyambutan kepada Dandim baru, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono S.Sos., M.Han beserta istri yang berlangsung di Makodim, Jl. Gadukan Rukun No. 52 Perak Barat Kec. Krembangan, Kamis (13/2/2025). Acara ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap satuan dan mempererat hubungan antara personel di lingkungan Kodim.

    Tradisi penyambutan diawali dengan pengalungan bunga, diikuti dengan hormat jajar, serta minum buah kelapa muda sebagai simbol penyambutan hangat kepada Dandim baru. Acara ini juga turut dihadiri oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E., M.Tr (Han), para perwira, seluruh anggota Kodim 0830/Surabaya, serta Ibu Ketua Persit KCK Cabang XLIX beserta jajaran.

    Dalam sambutannya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan. Ia juga menyampaikan bahwa menjadi bagian dari Kodim 0830 Surabaya adalah kebanggaan besar karena satuan ini memiliki sejarah panjang, terutama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

    “Semua yang ada di Kodim 0830 adalah satu bagian, bukan terpisah. Kami bersyukur diberikan amanah untuk menjalankan tugas ini dan akan berusaha menjalankannya dengan baik,” ujar Kolonel Inf Didin.

    Kolonel Inf Didin juga mengungkapkan rasa terima kasih dan kebanggaannya terhadap seluruh anggota yang telah bekerja keras dan menjaga kesatuan dalam berbagai kegiatan. Meski jadwal yang padat, semua anggota tetap menjalankan tugas dengan baik dan penuh semangat. “Kerja sama yang baik sangat penting untuk kelancaran tugas kita. Semoga apa yang kita lakukan bisa menjadi amal ibadah bagi kita semua,” harapnya.

    Acara tersebut juga diwarnai dengan momen haru, di mana Dandim menyampaikan rasa sedih karena harus melepas rekan-rekan yang akan pindah satuan. Namun, ia berharap hubungan ikatan batin antar anggota tetap terjaga meskipun terpisah.
    “Ini bukan akhir, melainkan awal dari terjalinnya hubungan yang lebih kuat. Kita harus tetap menjaga silaturahmi dan membawa hal-hal baik ke mana pun kita berada,” tutup Kolonel Inf Didin.

  • Babinsa Koramil 0817/13 Ujung Pangkah Dampingi Petani di Desa Kebon Agung

    Babinsa Koramil 0817/13 Ujung Pangkah Dampingi Petani di Desa Kebon Agung

    Babinsa Koramil 0817/13 Ujung Pangkah Dampingi Petani di Desa Kebon Agung

    Deteksi9. Gresik – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0817/13 Ujung Pangkah, Serka Dais, melaksanakan pendampingan kepada petani di Desa Kebon Agung, Kecamatan Ujung Pangkah, Kamis (13/02/2025).

    Kegiatan ini dilakukan bersama Bapak Sukri, pemilik lahan pertanian, serta dua pekerja lainnya. Serka Dais terjun langsung ke sawah untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para petani, sekaligus memastikan kelancaran proses bercocok tanam.

    Bapak Sukri menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Babinsa. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa Koramil 0817/13 Ujung Pangkah yang sudah mau turun langsung ke sawah bersama kami. Kehadiran dan motivasi dari beliau sangat berarti untuk meningkatkan semangat kami dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah,” ujarnya.

    Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat, khususnya petani, agar tetap produktif dan berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan. Diharapkan sinergi antara Babinsa dan petani terus terjalin demi kesejahteraan bersama.

  • Intelijen Kejaksaan Kawal Dana Desa Melalui Aplikasi Jaga Desa

    Intelijen Kejaksaan Kawal Dana Desa Melalui Aplikasi Jaga Desa

    Deteksi9, Jakarta – Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Prof. Reda Manthovani menegaskan bahwa jajaran Intelijen Kejaksaan di seluruh Indonesia akan terus berperan aktif dalam mendukung serta mengamankan strategi kebijakan Pemerintah, khususnya dalam menjamin efektivitas program Dana Desa.

    Hal ini disampaikan dalam Perayaannya saat menghadiri acara kerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Jumat (07/02/2025)

    Melalui aplikasi “Jaga Desa,” yang merupakan hasil tindak lanjut kerja sama antara Kejaksaan dan Kemendes PDTT, pengawasan terhadap pengelolaan dan penyaluran Dana Desa diharapkan semakin optimal.

    Aplikasi ini dirancang sebagai sarana utama kolaborasi untuk memastikan penggunaan Dana Desa berjalan tepat guna, tepat sasaran, serta terhindar dari berbagai risiko hukum.

    JAM Intel juga menyampaikan harapannya kepada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto agar aplikasi “Jaga Desa” dapat dimanfaatkan secara maksimal dan saling menguntungkan bagi seluruh pihak terkait.

    Pendekatan preventif, koordinatif, dan integratif yang dikedepankan dalam sistem ini diyakini mampu mendorong penyediaan kesejahteraan, kemajuan, serta pemerataan ekonomi bagi masyarakat desa.

    Secara teknis, perangkat desa akan berperan dalam melakukan penginputan data melalui aplikasi, sementara jajaran Intelijen Kejaksaan akan melakukan monitoring secara langsung.

    Aplikasi “Jaga Desa” juga akan mempermudah perangkat desa dalam menyusun serta menyajikan laporan pertanggungjawaban anggaran Dana Desa dengan lebih transparan dan akuntabel.

    Dengan adanya sinergi antara Kejaksaan dan Kemendes PDTT melalui inovasi digital ini, pengelolaan Dana Desa yang diharapkan semakin efektif dan mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di seluruh Indonesia. @red.