Penulis: Rahmat

  • Berkah Ramadhan, PLN Sambung Listrik Serentak 270 Masyarakat Pra Sejahtera di Jawa Timur

    Berkah Ramadhan, PLN Sambung Listrik Serentak 270 Masyarakat Pra Sejahtera di Jawa Timur

    Deteksi9-Surabaya, 11 Maret 2025 – Berkah di Bulan Ramadhan, PT PLN (Persero) sambung listrik serentak 270 masyarakat pra sejahtera di Jawa Timur pada Senin (10/3). Penyalaan serentak di Jawa Timur ini dilaksanakan di Sumenep, Kediri, Malang, Sidoarjo, Banyuwangi, Bojonegoro, Madiun, Mojokerto, Surabaya, Gresik, Jember dan Ponorogo. Sambung listrik bertajuk Light Up The Dream (LUTD) ini merupakan program donasi yang berasal dari pegawai PLN untuk masyarakat tidak mampu yang belum mendapat akses listrik hingga saat ini. Pada kesempatan ini, PLN menyalakan serentak 2.597 sambungan listrik di berbagai wilayah Indonesia.

    Dalam sambutan membuka acara, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Edi Srimulyanti mengatakan program LUTD terus digulirkan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi sesama khususnya masyarakat tidak mampu di lingkungan sekitar yang masih belum mendapatkan akses listrik secara mandiri.

    “Terima kasih atas donasi pegawai PLN, seluruh stakeholder yang terlibat mensukseskan program ini. Kedepannya mari kita tularkan semangat berbagi dengan mengajak masyarakat yang lebih mampu untuk terlibat dalam program ini,” papar Edi.

    Di Dusun Jalak, RT 11 RW 04, Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Sumenep, penyalaan LUTD dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim mengapresiasi langkah konsisten PLN memberikan akses listrik yang merata.

    “Ada 20 pelanggan di Kabupaten Sumenep, saya memberikan apresiasi mudah-mudahan tidak hanya di tahun ini. Tidak hanya di daratan melainkan kepulauan, sehingga manfaatnya lebih luas lagi dirasakan masyarakat yang tidak mampu. Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada PLN,” kata KH Imam Hasyim.

    Ma’ani Nikamtus Soleha (50) yang berprofesi sebagai buruh tani serabutan ini tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Berkat bantuan sambung listrik dari PLN kini ia tidak perlu menyalur listrik dari tetangga.

    “Terima kasih kepada PLN yang telah memberikan bantuan sambung listrik gratis kepada saya sehingga saya dapat menikmati listrik seperti yang lainnya,” ungkap perempuan paruh baya ini.

    Sementara di Ponorogo, LUTD diiniasiasi oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) dan Srikandi PLN melakukan sambung listrik dengan total 22 KK pada Selasa (4/3) . Selain memberikan program sambung listrik tanpa biaya untuk masyarakat kurang mampu, PLN UP3 Ponorogo juga memberikan bantuan berupa paket sembako.

    Ali imron (58 th), warga Dukuh Tengah RT 02 RW 01 Desa Pengkol, Kauman, Ponorogo yang menerima bantuan LUTD, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan listrik gratis yang diberikan oleh PLN. “Alhamdulillah, kini rumah kami terang di bulan Ramadhan ini. Terima kasih PLN yang telah membantu kami,” ujarnya dengan penuh haru.

    Tak hanya bagi warga tidak mampu, pada bulan Ramadhan kali ini PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang melakukan sambung baru di Musholla Ar Ryamun yang berlokasi di Dusun Ngamprong Desa Banjarejo Kabupaten Malang pada Rabu (5/3). Musholla ini dibangun dari swadaya masyarakat dan sebelumnya menikmati listrik menyalur dari warga sekitar. Warga sangat senang dan berterimakasih kepada PLN atas bantuan Light Up The Dream ini, semoga Musholla Ar Ryamun semakin makmur dan berkah bagi jamaahnya serta warga sekitar.

    General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir mengatakan tercatat saat ini secara total seluruh Indonesia, PLN telah menyumbang kebahagiaan 32.275 sambungan baru kepada warga tidak mampu. Ia menambahkan program yang diinisiasiasi sejak tahun 2020 ini terus digiatkan hingga kini untuk menunjukkan kepedulian PLN kepada masyarakat sekitar yang belum tersentuh listrik.

    “Di Jawa Timur LUTD kami galakkan setiap bulan untuk meningkatkan kepekaan insan PLN sekaligus sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat tidak mampu di sekitar. Tak terlepas pada momentum Ramadhan ini kami juga ingin menebar manfaat positif, memberikan kehidupan yang lebih baik, produktivitas yang semakin meningkat dengan adanya listrik,” pungkas Ahmad (il)

  • Pos tanpa judul 391

    Deteksi9-Surabaya-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur (Disbudpar Jatim), melalui Unit Pelayanan Teknis Laboratorium Pengembangan dan Pelatihan Kesenian (UPT – LPPK) menggelar Pasar Takjil Ramadhan.

    Kepala Disbudpar Jatim, Evy Afianasari melalui Susari Ningsih selaku Kepala UPT – LPPK Disbudpar Jatim menuturkan, Pasar Takjil Ramadhan ini diharapkan menjadi salah satu daya tarik wisata kuliner di Kota Malang.

    “Pasal Takjil ini mendorong UPT LPPK akan menjadi daya tarik utamanya bagi para wisatawan,” katanya, Senin (10/3/2025).

    Pasar Takjil Ramadhan yang digelar di Taman Krida Budaya Kota Malang ini, menyediakan beragam hidangan takjil tradisional, bahkan makanan kekinian, yang siap menggugah selera jelang berbuka puasa.

    “Kedepan mendorong supaya wisatayawan ke Malang semakin banyak, ditambah lagi ada Pasar Takjil Ramadhan ini,” ujarnya.

    Sebanyak 129 PKL maupun UMKM berpartisipasi Pasar Takjil Ramadhan di Taman Krida Budaya. Digelar sejak 1 – 28 Maret 2025, buka setiap sore hari selama bulan Ramadan, mulai pukul 15.00 hingga selepas tarawih.

    Pasar Takjil Ramadhan ini menarik minat para pengunjung, salah satunya Fatimah. Perempuan asal Kota Surabaya ini mengaku senang dengan aneka menu yang dijual.

    “Kebetulan lagi berwisata di Malang dan ternyata ada Festival Kuliner yang ada di Taman Krida Budaya ini, jadi sekalian wisata kuliner apalagi di sini juga banyak sekali stan stan kuliner asli Malang ya terutama ini tahu petis Suhat,” katanya.

    “Jadi kita enggak perlu jauh-jauh atau antri-antri di pinggir jalan tapi sudah ada tempat yang memang khusus disediakan untuk para pemburu Takjil, mantap sekali acaranya,” ujarnya.

  • Ditintelkam Polda Jatim Beri Santunan dan Sembako Kepada Ratusan Anak Yatim Piatu

    Ditintelkam Polda Jatim Beri Santunan dan Sembako Kepada Ratusan Anak Yatim Piatu

    Deteksi9-Surabaya,Direktorat Intelkam (Ditintelkam) Polda Jatim memberikan santunan berupa uang dan sembako kepada ratusan anak yatim piatu, Minggu 9 Maret 2025, petang. Acara itu dikemas dalam buka bersama (buber) di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim.

    Dirintelkam Polda Jawa Timur Kombespol Nanang Juni Mawanto mengatakan, selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini merupakan komitmen Korps Bhayangkara, berbagi kebahagiaan kepada masyarakat kurang mampu dan anak yatim piatu.

    “Sedekah tidak akan mengurangi rezeki. Justru menambah rezeki dan keberkahan bagi semua. Saya berharap kegiatan ini dapat terus dikembangkan dan diperkuat,” kata Nanang, Minggu 9 Maret 2025.


    Selain menyantuni anak yatim, kegiatan ini juga diisi dengan ceramah agama. Nanang berharap, kegiatan ini bisa mempererat tali silaturahmi antarpolisi dan masyarakat. Khususnya anak yatim piatu yang hadir.

    “Ini adalah wujud nyata kepedulian Polri kepada sesama. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan membawa berkah bagi semuanya dan tali silaturahmi semakin erat kedepannya,” tegas Nanang.

    Kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama. Ia berharap bulan suci Ramadan membawa keberkahan. “Semoga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jatim selama Ramadan tetap aman dan kondusif,” tutup dia.

  • PLN Peduli Dukung Penguatan UMK Lokal Melalui Rumah BUMN Blitar dan Pacitan

    PLN Peduli Dukung Penguatan UMK Lokal Melalui Rumah BUMN Blitar dan Pacitan

    Deteksi9-Surabaya, 4 Maret 2025 – Konsisten dukung penguatan Usaha Mikro Kecil (UMK), PLN Peduli bersama Rumah BUMN Blitar dan Pacitan perluas pasar melalui berbagai _event_ lokal. Melalui serangkaian upaya konsisten yang telah dilakukan pada tahun 2024, Rumah BUMN Blitar mencatat omset sebesar Rp. 31,7 Milyar sementara Rumah BUMN Pacitan sebesar 2,7 M di pasar lokal hingga internasional.

    Di Pacitan, dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-280, Rumah BUMN Pacitan meriahkan Millennial Market Festival 2025 di Gedung Gasibu Swadaya pada Rabu (19/2) lalu. Acara ini menyajikan pameran produk UMK, edukasi, serta layanan publik, dengan PLN memanfaatkan momen untuk mensosialisasikan layanan aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini menawarkan kemudahan bagi masyarakat Pacitan dalam mengakses layanan kelistrikan seperti pembayaran tagihan listrik, pengaduan gangguan, hingga permohonan pasang baru dan perubahan daya.

    Rumah BUMN Pacitan menampilkan produk unggulan dari UMK binaan seperti olahan abon ikan tuna, kerajinan ecoprint, kerajinan tas tangan dan batik. Hingga saat ini Rumah BUMN Pacitan telah menaungi 745 UMK.

    Sementara itu, pada Soekarno Night Run 2025 yang digelar pada 22 Februari di Blitar, PLN juga memanfaatkan ajang ini untuk memperkenalkan PLN Mobile kepada pengunjung. Rumah BUMN Blitar menghadirkan produk unggulan UMKM lokal untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal dengan memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.

    Rumah BUMN Blitar memiliki 653 jumlah binaan diantaranya yakni tenun, ecoprint, kerajinan berbahan jeans hingga perhiasan manik-manik.

    General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir mengatakan dengan adanya pendampingan dari Rumah BUMN untuk mengikuti _event_ maupun pelatihan sertifikasi diharapkan pelaku usaha lokal mampu bersaing dan dapat memperluas pangsa pasarnya.

    “Semoga melalui berbagai kegiatan yang terus diikuti dan digalakkan, dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendukung kemajuan ekonomi lokal serta mensosialisasikan kemudahan akses layanan kelistrikan secara digital. Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk membeli produk UMK binaan PLN,” papar Ahmad (il)

  • Hadiri Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, Gubernur Khofifah Pesankan Keberseiringan Program SAE dengan Nawa Bhakti Satya dan Asta Cita

    Hadiri Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, Gubernur Khofifah Pesankan Keberseiringan Program SAE dengan Nawa Bhakti Satya dan Asta Cita

    Deteksi9-PROBOLINGGO, 3 MARET 2025* – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo periode 2025–2030, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Probolinggo, Senin (3/3).

    Sertijab dilakukan dari Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo Ugas Irwanto kepada Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, dr. Muhammad Haris dan Fahmi Ahz, yang ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Gubernur Jatim Khofifah dan Purna Pj. Bupati Probolinggo.

    Dalam Sertijab ini, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya keberseiringan antara RPJMN, RPJMD Provinsi hingga RPJMD Kab/Kota.

    Hal ini, sebagai upaya untuk mewujudkan visi-misi Kab. Probolinggo dalam Program SAE (Sejahtera, Amanah-Religius serta Eksis Berdaya Saing) yang di _Breakdown_ dalam lima Misi dan 22 program unggulan. Dimana, diharapkan bisa sejalan dengan Nawa Bhakti Satya oleh Pemprov Jatim dan Asta Cita oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

    “Tugasnya adalah menyinkronkan, memberseiringkan dengan RPJMN yang di dalamnya ada Asta Cita serta 8 Quick Win,” tegas Khofifah.

    Guna mencapai keberseiringan tersebut, Khofifah juga mengatakan bahwa RPJMD Pemprov Jatim akan dikejar dalam waktu tiga bulan. Hal ini mengingat dari total enam bulan waktu yang diberikan, harapannya dapat memberikan waktu bagi Kab/Kota untuk merefer RPJMD Provinsi.

    “Jadi RPJMD provinsi memang harus lebih cepat selesai. Supaya ini dipastikan _inline_ antara RPJMN, RPJMD Provinsi dan RPJMD kab/Kota,” tuturnya.

    “Dengan keberseiringan visi misi pemerintah pusat dan daerah, diharapkan juga dapat dilakukan identifikasi terhadap berbagai masalah, sekaligus langkah _improvement_ nya di Kab. Probolinggo,” imbuhnya.

    Berdasarkan data BPS Jatim, jumlah penduduk miskin di Kab. Probolinggo baik secara prosentase maupun kualitatif berada pada peringkat 4 tertinggi di Jawa Timur. Jumlah penduduk miskin di Kab. Probolinggo pada tahun 2024 mencapai 191.110 jiwa. Secara presentase mencapai 16,45 persen. Angka tersebut tercatat turun dari sebelumnya 17,19 persen di tahun 2023.

    “Walau mengalami penurunan, kemiskinan di Kab. Probolinggo terkesan pelan atau lambat. Jadi harus menjadi atensi Pemkab Probolinggo untuk melakukan intervensi lebih masif. Hal ini mengingat bahwa penurunan kemiskinan juga masuk pada Asta Cita ke 6,” ucap Gubernur Khofifah.

    Tingginya angka kemiskinan juga berdampak pada angka pertumbuhan ekonomi Kab. Probolinggo Tahun 2024 sebesar 4,72 persen yang turun 0,01 Persen dari tahun 2023. Pertumbuhan Ekonomi Kab. Probolinggo pada tahun 2024 cenderung lebih rendah dari nasional dan provinsi.

    Kemudian terkait nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Gubernur Khofifah menyoriti data BPS Jatim dimana IPM Kab. Probolinggo berada di posisi empat terbawah dari seluruh Kab/Kota di Jatim. Ia meminta agar pada RPJMD Kab. Probolinggo nantinya dapat mengacu pada Asta Cita ke 4, yaitu meningkatkan SDM kita melalui pendidikan, sains dan teknologi.

    “Ini artinya ketika mengintervensi peningkatan IPM di Kab. Probolinggo, maka bisa _nyekrup_ dengan Jatim Cerdas dan Jatim Sehat di Nawa Bhakti Satya serta masuk program no. 1 dalam Quick Win yaitu Program Makan Bergizi Gratis,” lanjutnya.

    Untuk itu, Gubernur Khofifah mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun pondasi yang terukur pergerakannya. Hal ini sebagai upaya untuk menurunkan AKI, AKB dan stunting sehingga bisa sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di Kab. Probolinggo.

    “Banyak hal yang kita harus bersinergi secara rutin dan intensif. Saya rasa punya semangat yang sama untuk mewujudkan Kab. Probolinggo yang semakin SAE,” pungkasnya.

  • Rampung Ikuti Retreat, Gubernur Khofifah Komitmen Implementasikan  Sinergi Nawa Bhakti dan  Asta Cita

    Rampung Ikuti Retreat, Gubernur Khofifah Komitmen Implementasikan Sinergi Nawa Bhakti dan Asta Cita

    Deteksi9-Magelang- 28 FEBRUARI 2025* – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak hari ini telah selesai mengikuti seluruh rangkaian agenda Retreat Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jumat (28/2).

    Usai retreat ini, Gubernur Khofifah menyatakan komitmennya bahwa Jawa Timur siap mensinergikan Nawa Bhakti Satya dengan Asta Cita.

    Bahkan ia juga menyatakan kesiapan Jatim untuk menjadi mitra kepala daerah khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan sesuai yang tertuang dalam Asta Cita kedua seiring program Kementerian Pertanian.

    “Sebetulnya saling _share_ tidak ada yang lebih, sebetulnya mungkin ini ada yang lebih duluan, berpengalaman, lalu ini saling melengkapi dan kita ingin keunggulan-keunggulan kompetitif dan komparatif yang dimiliki oleh masing-masing daerah akan muncul eksplorasinya, mungkin bisa variatif dan ini bisa menyemangati semua kepala daerah,” kata Gubernur Khofifah.

    Gubernur Khofifah juga menyampaikan bahwa retreat adalah momentum untuk mengintegrasikan format berfikir secara sistemik dan programatik dari seluruh kepala daerah yang ada di Indonesia. Menurutnya hal tersebut bukan hal yang mudah dan sederhana karena memerlukan konsolidasi pemikiran serta konsolidasi program.

    “Itu tidak mudah, ada perspektif-perspektif yang harus dikonsolidasikan secara pemikiran dan secara programatik supaya sistem pemerintahan dari pusat, provinsi maupun kabupaten kota itu semua _in line_ ” ujar Gubernur Khofifah.

    Wanita yang juga Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU ini menjelaskan bahwa berbagai materi yang didapat selama retreat sangat berkualitas. Terutama bagaimana pemerintahan daerah bisa turut mendukung terwujudnya Asta Cita yang berseiring dengan program pembangunan di daerah masing-masing.

    Meski begitu ia sempat menggarisbawahi tentang Asta Cita yang menurutnya perlu dilakukan breakdown lebih detail. Diantaranya Asta Cita kedua, keempat dan keenam.

    “Saya sampaikan Asta Cita kedua, keempat, keenam ini harus di _breakdown_ lebih detail, Asta Cita kedua terkait dengan ketahanan nasional terutama ketahanan energi ketahanan pangan dan air,” katanya.

    Khofifah menyebut Asta Cita kedua berkaitan dengan ketahanan pangan. Ketahanan pangan bisa dipetakan dengan sangat detail dan tidak harus merujuk pada satu komoditi, tetapi bisa disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing daerah. Seperti palawija, ayam pedaging dan petelur, kemudian daging sapi.

    “Sapi itu sesuatu yang _possible_ untuk bisa di _break down_ sesuai potensi lokal. Untuk itu, Jawa Timur siap jadi mentor bagi daerah-daerah lain,” tegasnya.

    Khofifah mengungkapkan bahwa di Singosari Kabupaten Malang, terdapat Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) milik Kementan. Dan itu menjadi salah satu faktor tingginya populasi sapi baik potong maupun perah di Jawa Timur.

    “Karena ekosistemnya terbangun dengan baik dan kami siap menjadi mentor agar swasembada daging bisa kita lakukan,” ucapnya.

    Kemudian Asta Cita keempat tentang bagaimana meningkatkan kualitas SDM baik pendidikan, kesehatan, maupun saintek. Lalu Asta Cita keenam terkait pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, dan penurunan kemiskinan.

    “Jadi ini kalau bisa dibikin lebih detail lagi terasa akan memudahkan bagaimana kita bisa membangun sinergitas antara program di tingkat nasional regional maupun lokal,” imbuhnya.

    Selian itu Gubernur Khofifah juga menggarisbawahi tentang _innovative financing_ yang memang harus menjadi perhatian utama bagi seluruh kepala daerah baik provinsi maupun kabupaten kota. Dirinya menyebut _innovative financing_ harus dilakukan seluruh kepala daerah yang saat ini harus menindaklanjuti Inpres terkait efisiensi.

    “Apa yang kita bisa menginisiasi percepatan untuk bisa mentransformasikan ilmu yang didapat di sini itu lebih memudahkan bagaimana sebetulnya _innovative financing_ yang bisa kita lakukan lebih luas lebih besar,” tuturnya.

    “Tentu _innovative financing_ harus dilakukan dengan melihat varian-varian yang memungkinkan kita bisa melakukan efisiensi yang tidak mengganggu pada capaian-capaian target IKU, indeks kinerja utama,” imbuhnya.

    Di sisi lain, Gubernur Khofifah memaknai Retreat Kepala Daerah kali ini sebagai forum silaturahim yang tidak mudah dan tidak murah. Pasalnya melibatkan banyak sekali kepala daerah yang tentunya berkaitan dengan penyesuaian waktu dan agenda masing-masing kepala daerah.

    “Saya pun sudah harus kejar-kejaran bagaimana kita melakukan _reshcedule_ dengan DPRD Provinsi Jawa Timur yang tadinya kita akan menyampaikan visi misi tanggal 3 tapi karena sertijab di kabupaten kota itu maksimal 14 hari kerja setelah dilantik,” ujarnya.

    Pada kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga berpesan kepada seluruh stakeholder dan masyarakat Jawa Timur untuk terus menjaga kondusivitas. Sehingga stabilitas yang ada di Jawa Timur pun terus terjaga.

    “Ayo kita bangun guyub rukun semuanya,” pesannya.

    Memasuki Bulan Ramadhan 1446 Hijriyah, Ia secara khusus berpesan agar masyarakat tidak melakukan pembelian berlebih dan para pedagang tidak melakukan penimbunan. Tujuannya agar stabilisasi harga bisa dijaga dan dilakukan bersama-sama.

    “Selamat menyambut bulan Ramadan 1446 Hijriyah kalaupun ada kebutuhan kebutuhan yang harus dipenuhi minta tolong jangan di lakukan proses pembelian berlebih jangan _panic buying_ sekalinya juga pedagang jangan menimbun,” pungkasnya.(il)

  • Siapkan Program ‘Ramadhan Produktif’ Selama Libur Sekolah, Gubernur Khofifah Ajak Murid Jatim Aktif Belajar dan Beribadah

    Siapkan Program ‘Ramadhan Produktif’ Selama Libur Sekolah, Gubernur Khofifah Ajak Murid Jatim Aktif Belajar dan Beribadah

    Deteksi9-Surabaya-25 FEBRUARI 2025 -* Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan program ‘Ramadhan Produktif’ bagi murid SMA dan SMK di Jawa Timur. Program ini sengaja digagas untuk memastikan murid di Jatim tetap aktif dan produktif dalam belajar sekaligus memperkuat iman dan taqwa selama bulan Ramadhan.

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan program ini diinisiasi sebagai respon atas Surat Edaran Bersama (SEB) Kemenag, Kemendikdasmen dan Kemdagri Nomor 2 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 400.1/320/SJ Tentang Pembelajaran Di Bulan Ramadan Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi.

    Ia menyebut program Ramadhan Produktif akan berlaku untuk proses pembelajaran selama jadwal libur sekolah di bulan Ramadhan dan libur hari raya Idul Fitri.

    “Program ini dibuat untuk murid agar mereka tetap aktif dan produktif selama tidak berada disekolah. Selain siswa aktif secara akademik, mereka juga didorong untuk memperdalam ibadah serta beramal,” ujar Gubernur Khofifah di sela-sela kegiatannya dalam Retreat di Magelang, Selasa (25/2).

    Khofifah melanjutkan, pembelajaran mandiri dilakukan dengan meng_update_ mata pelajaran serta memperkuat dan memperdalam materi yang harus didapatkan murid sesuai dengan materi yang didapat di sekolah.

    Meskipun dilakukan secara mandiri, ia juga menegaskan bahwa murid tetap akan mendapat bimbingan secara langsung dari guru mata pelajaran (mapel) masing-masing.

    “Program ini tidak hanya akademik, tapi juga akan tetap memperhatikan pentingnya pembentukan karakter murid. Termasuk di dalamnya berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di masjid atau panti asuhan sekitar rumah,” tegasnya.

    Gubernur Khofifah mencontohkan, para murid bisa mengadakan bakti sosial secara berkelompok atau kelas untuk mengunjungi panti asuhan untuk berbagi dengan sesama.

    “Kegiatan ini meskipun dilakukan berkelompok oleh murid, guru kelas tetap harus mengkoordinir dengan mengumpulkan pakaian yang layak pakai dan juga berbagi makanan buka puasa untuk sesama,” jelasnya.

    Lebih lanjut, melalui program Ramadhan Produktif ini, Gubernur Khofifah berharap agar dapat memberikan pengalaman, hikmah dan kesan penuh makna bagi para murid yang nantinya dapat diceritakan saat kembali ke sekolah.

    “Apalagi kalau hanya digunakan untuk tidur saja atau bermain, atau melakukan aktifitas diluar dari pendidikan dan karakter murid ini tentu kurang bermanfaat,” tandasnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menambahkan program Ramadhan Produktif juga berlaku bagi sekolah. Di mana, selama pembelajaran di bulan Ramadhan, sekolah diharapkan mengintegrasikan kegiatan keagamaan dalam proses belajar mengajar.

    Bagi siswa Muslim, kegiatan ini dapat berupa tadarus Al Quran, pesantren kilat, dan kajian keislaman. Sementara itu, siswa non Muslim dianjurkan untuk mengikuti kegiatan keagamaan sesuai dengan keyakinan masing-masing.

    Melalui program ini, Kadindik berharap peran kepala bidang SMA, SMK dan PKLK serta cabang dinas harus ikut memberikan monitoring dan bimbingan secara langsung ke sekolah-sekolah yang ada diwilayah kewenangannya. Sekaligus memberikan evaluasi jika sekolah mengalami hambatan dalam pelaksanaan program.

    “Yang terpenting harapan kita bersama murid-murid dimanapun mereka berada tetap aktif dengan kegiatan yang produktif dan beribadah selama bulan suci ramadhan,” pungkas Aries.

    Sebagai informasi, pemerintah telah mengatur libur sekolah pada tanggal 27 dan 28 Februari serta tanggal 3, 4, dan 5 Maret 2025 selama bulan Ramadhan. Selama libur sekolah, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan.

    Kemudian tanggal 6 – 25 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di sekolah madrasah atau satuan pendidikan keagamaan.

    Selanjutnya, menjelang perayaan Idul Fitri, sekolah akan kembali diliburkan mulai 26 Maret hingga 8 April 2025. Setelah libur Idul Fitri berakhir, siswa dijadwalkan kembali masuk sekolah pada 9 April 2025 untuk melanjutkan kegiatan belajar seperti biasanya (il)

  • Truk Bermuatan Pupuk Terguling di KM 15 Tol Surabaya Porong

    Truk Bermuatan Pupuk Terguling di KM 15 Tol Surabaya Porong

    Deteksi9-Surabaya-Sebuah truk bermuatan pupuk terguling di KM 15 Tol Surabaya Porong. Arus lalin sempat tersendat dan tak ada korban dalam peristiwa laka lantas tunggal itu.

    Arus lalin sempat tersendat sejauh 1 kilometer ke arah Tanjung Perak atau ke arah utara yang hendak menuju selatan atau Waru. Petugas kepolisian bersama Jasamarga terlihat melakukan sistem buka tutup 1 lajur sebelum truk derek datang untuk mengevakuasi.

    Setibanya di lokasi, truk derek langsung berupaya mengangkat truk bermuatan pupuk yang terguling itu sekitar pukul 16.30 WIB. Sekitar 45 menit setelahnya, truk dapat dievakuasi dan ditepikan. Selanjutnya arus lalin kembali normal.

    Anggota Unit PJR Jatim 2 Ditlantas Polda Jatim Aiptu Soleh mengatakan truk tersebut terguling usai selip saat melintas di sekitar TKP. Akibat tak dapat mengendalikan kendaraannya saat selip, truk tersebut menabrak dinding pembatas kemudian terguling.

    Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Meski pengemudi hanya mengalami luka di kepala dan tangannya.

    “Sopir atas nama Imam luka di kepala dan tangan dibawa ke RS Khadijah di Sepanjang Taman Sidoarjo untuk penanganan awal,” imbuhnya.

    Soleh menyatakan tak ada korban jiwa saat kejadian sekitar pukul 15.15 WIB itu. Sementara, arus lalin berangsur normal usai tubuh truk dievakuasi.

    “Kami upayakan ditepikan dulu, kalau bisa diberdirikan agar jalur bisa segera terbuka,” ujarnya (il)

  • Sambut Bulan Suci Ramadhan Bidhumas Polda Jatim Gelar Baksos Peduli ODGJ

    Sambut Bulan Suci Ramadhan Bidhumas Polda Jatim Gelar Baksos Peduli ODGJ

    Deteksi9-Mojokerto-Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M, Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jawa Timur menggelar bakti sosial ( Baksos) di Pondok Griya Welas Asih, Mambbaul Hikmah Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto,Jumat (21/2).

    Dalam baksos tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto menyerahkan bantuan berupa paket sembako untuk Pondok Griya Welas Asih.

    Kombes Pol Dirmanto mengatakan, Baksos yang dilaksanakan itu adalah sebagai wujud kepedulian Polda Jawa Timur terhadap sesama umat termasuk orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).

    “Wujud kepedulian kami kepada sesama dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H,” ujar Kombes Dirmanto didampingi Kasubid Multi Media, AKBP Nurul A.

    Diharapkan kegiatan ini juga dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dan semua pihak untuk saling peduli.

    Sebagai informasi, Pondok Griya Welas Asih ini adalah pondok yang menampung ODGJ dan orang terlantar.

    Pondok Griya Welas Asih Mambbaul Hikmah ini didirikan oleh Gus Saiman sejak Tahun 2018.

    Terdapat 97 ODGJ yang saat ini dalam tahap penyembuhan.

    Adapun untuk mengurus Pondok Griya Welas Asih Mambbaul Hikmah ini Gus Saiman dibantu oleh Istri dan dua anaknya serta Iptu Argo yang juga merupakan anggota Bidhumas Polda Jatim.

    Pada kesempatan itu Gus Saiman menyampaikan terimakasih atas kepedulian Polda Jawa Timur melalui anggota Bidhumas yang turut memberikan perhatian terhadap Pondok Griya Welas Asih Mambbaul Hikmah di Mojokerto.

    Gus Saiman juga berdoa semoga setiap tugas kepolisian khususnya Polda Jawa Timur dan jajarannya dapat dijalankan dengan penuh amanah.

    “Kami mengucapkan terimakasih atas kepedulian dari bapak ibu dari Bidhumas Polda Jatim, semoga amal kebaikan yang dinyatakan dalam bentuk kepedulian sosial ini berbuah dan mendapat pahala dari Alloh SWT,” ungkap Gus Saiman. (il)

  • Berbaju Komcad Lengkap dan Sepatu PDL, Khofifah Siap Ikuti Rangkaian Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang

    Berbaju Komcad Lengkap dan Sepatu PDL, Khofifah Siap Ikuti Rangkaian Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang

    Deteksi9-MAGELANG 21 FEBRUARI 2025 –Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengikuti kegiatan retreat yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Akademi Militer Magelang, Jumat (21/2/2025).

    Tiba pagi di kawasan Akmil, Khofifah telah siap termasuk dengan pakaian Komcad TNI atau pakaian dinas lapangan loreng hijau yang telah disiapkan. Tidak hanya itu, Khofifah juga lengkap mengenakan topi dan sepatu PDL hitam, dan topi loreng.

    “Bismillah, kami tiba dari Jakarta pagi ini di Magelang. Kami siap mengikuti retreat ini sebagai pembekalan bagi kepala daerah dari seluruh daerah di Indonesia,” tegas Khofifah.

    Lebih lanjut Khofifah menegaskan tak ada persiapan khusus yang dilakukan. Melainkan menyiapkan fisik yang prima dan menyiapkan diri agar siap untuk menerima seluruh materi dan pembekalan yang diterima pada saat retreat.

    Menurutnya, retreat adalah kegiatan positif yang memiliki banyak manfaat. Dengan melibatkan seluruh kepala daerah di Indonesia, menurutnya momen ini menjadi kesempatan penting dalam membangun kebersamaan program dan visi yang diusung masing-masing kepala daerah agar sejalan dengan program nasional.

    “Retreat itu menurut saya bagus, kita dikumpulkan bersama dari seluruh daerah untuk mendapatkan pembekalan, membangun visi misi agar sejalan dengan program nasional,” kata Khofifah.

    Indonesia dikatakan Khofifah ini besar, terdiri dari provinsi, kabupaten, dan kota. Dalam retreat ini akan akan bisa membangun kebersamaan di dalam program-program nasional supaya landingnya bisa lebih sistematis dan progresif.

    “Pastinya ini ajang yang penuh manfaat. Narasumbernya berdasarkan informasi terdiri dari 40 menteri negara, juga tokoh yang kompeten yang akan memberikan materi pembekalan bagi kita semua,” ujarnya.

    Sedangkan untuk bekal sendiri, Khofifah ternyata membawa bekal khusus untuk dibawa selama retreat. Khofifah secara khusus membawa kopi sendiri untuk dibawa selama retreat.

    “Tidak ada persiapan khusus sih. Tapi yang jelas saya bawa kopi. Karena saya ini coffee lover. Jadi agar stamina tetap on terus, saya bawa bekalnya kopi,” ujarnya.

    Sebagaimana diketahui, retreat ini dilakukan selama satu pekan mulai hari ini hingga tanggal 28 Februari 2025 mendatang. Kegiatan ini sengaja digagas atas inisiasi Presiden Prabowo untuk meningkatkan kekompakan dan penyatuan visi pembangunan secara nasional.(il)